TUHAN ITU ESA, TUHAN KITA SATU
Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, di awal tahun baru 2026 ini dengan sukacita Natal yang masih kita rasakan dan tidak akan hilang, Ulangan 6:4 memberikan fondasi iman yang paling mendasar: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!"
Untuk memahami ayat ini, kita perlu melihat konteksnya. Ayat ini disebut "Shema" dan merupakan pengakuan iman paling penting dalam tradisi Yahudi. Musa menyampaikan ini kepada bangsa Israel sebelum mereka memasuki Tanah Perjanjian—fondasi yang harus mereka pegang teguh di tengah berbagai godaan penyembahan berhala.
Kata "Dengarlah" (shema) bukan sekadar mendengar dengan telinga, tetapi mendengar dengan perhatian penuh, ketaatan, dan komitmen untuk bertindak. Ini adalah panggilan untuk fokus total. Pernyataan "Tuhan itu Allah kita" menegaskan relasi pribadi dan eksklusif—Ia adalah Allah yang telah memilih dan menyelamatkan kita.
Frasa "Tuhan itu esa" (echad) dalam bahasa Ibrani menegaskan keesaan Allah—Ia adalah satu, tunggal, tidak terbagi. Sebagai orang Kristen, kita memahami keesaan ini dalam kebenaran Allah Tritunggal—Allah Bapa, Allah Putra (Firman) yang melalui-Nya segala sesuatu dijadikan seperti yang dinyatakan dalam Yohanes 1:3, dan Allah Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Tiga Pribadi, namun satu Allah yang esa—bukan tiga allah, tetapi satu Tuhan yang sempurna dalam kesatuan-Nya. Firman yang menciptakan segala sesuatu adalah Firman yang sama yang menjelma menjadi manusia di Natal untuk menebus kita.
Di tahun baru ini, banyak hal akan bersaing untuk mendapat perhatian dan loyalitas kita—uang, karier, kesuksesan, kenyamanan. Berbagai tujuan akan menarik kita ke berbagai arah. Tetapi Shema mengingatkan: Tuhan kita satu! Hanya Allah Tritunggal yang layak menjadi pusat hidup kita. Bapa yang mengasihi, Firman yang menciptakan dan menyelamatkan, Roh Kudus yang memberdayakan—satu Tuhan yang esa.
Marilah kita menjalani tahun 2026 dengan komitmen penuh kepada Tuhan yang esa—menjadikan Dia satu-satunya pusat, prioritas tertinggi, dan Tuhan atas seluruh hidup kita. Amin.
_
#TuhanItuEsa #TuhanKitaSatu #AllahTritunggal #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial
.png)
Komentar
Posting Komentar