FIRMAN YANG ADALAH ALLAH

 


Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, Yohanes 1:1 adalah salah satu ayat paling mendalam dalam Alkitab yang mengungkapkan identitas Yesus Kristus. Untuk memahami kedalaman kebenaran ini, kita perlu menggali konteks dan makna teologis yang luar biasa.


Rasul Yohanes menulis Injilnya sekitar tahun 90-95 Masehi, jauh setelah Injil Sinoptik lainnya. Tujuannya adalah untuk menegaskan keilahian Yesus Kristus di tengah ajaran-ajaran sesat yang mulai berkembang. Yohanes membuka Injilnya dengan cara yang sangat unik—menggema Kejadian 1:1 "Pada mulanya Allah menciptakan"—tetapi sekarang memperkenalkan "Firman" yang ada sejak kekekalan.


Yohanes menulis: "Pada mulanya adalah Firman." Frasa "pada mulanya" dalam bahasa Yunani adalah "en arche" yang menunjuk kepada kekekalan yang melampaui waktu. Ini bukan awal dalam waktu, tetapi sebelum segala sesuatu yang diciptakan ada. Kata "Firman" adalah "Logos" dalam bahasa Yunani—konsep yang sangat kaya makna. Bagi orang Yahudi, "Logos" mengingatkan mereka pada Firman Allah yang kreatif dan berkuasa dalam Perjanjian Lama. Bagi orang Yunani, "Logos" adalah prinsip rasional yang mengatur alam semesta. Yohanes mengambil konsep ini dan mengisinya dengan makna Kristologi yang revolusioner.


Kemudian Yohanes menegaskan: "Firman itu bersama-sama dengan Allah." Kata "bersama-sama" adalah "pros" yang menunjukkan hubungan face-to-face, intimasi yang sempurna. Ini mengungkapkan bahwa Firman itu adalah pribadi yang berbeda yang memiliki relasi dengan Allah Bapa sejak kekekalan. Ini adalah fondasi doktrin Tritunggal—ada perbedaan pribadi dalam kesatuan esensi ilahi.


Pernyataan klimaks datang di bagian ketiga: "dan Firman itu adalah Allah." Dalam bahasa Yunani "theos en ho logos"—struktur kalimat ini menegaskan bahwa Firman memiliki sifat ilahi yang penuh. Ini bukan "ilah" atau setengah allah, tetapi Allah yang sejati dan sempurna. Yohanes dengan berani menyatakan bahwa Yesus Kristus—yang akan diperkenalkan sebagai Firman yang menjadi manusia di ayat 14—adalah Allah yang kekal.


Hari ini, percayalah bahwa Yesus bukan sekadar guru agama atau nabi, tetapi Dia adalah Allah yang menjadi manusia. Firman yang menciptakan alam semesta adalah Firman yang datang menyelamatkan kita. Sembahlah Dia sebagai Tuhan dan Allah. Amin!



_


#FirmanYangAdalahAllah #KeilahianKristus #YesusAdalahTuhan #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial 

Komentar