NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU

 


Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, di awal tahun baru 2026 ini dengan sukacita Natal yang masih kita rasakan dan tidak akan hilang, Mazmur 149:1 mengajak kita: "Haleluya! Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh."


Untuk memahami ayat ini, kita perlu melihat konteksnya. Mazmur 149 adalah mazmur pujian yang mengajak umat Allah untuk merayakan kebaikan dan kesetiaan-Nya dengan cara yang segar dan penuh sukacita. Mazmur ini ditulis sebagai ungkapan syukur atas pembaruan yang Allah kerjakan dalam hidup umat-Nya.


Frasa "nyanyian baru" (shir chadash) dalam bahasa Ibrani bukan sekadar lagu yang belum pernah dinyanyikan, tetapi pujian yang lahir dari pengalaman baru dengan Allah—pengalaman pembaruan, pemulihan, dan karya-Nya yang terus segar dalam hidup kita. Tahun baru adalah babak baru, kesempatan baru, dan itu layak direspons dengan "nyanyian baru."


Kata "Haleluya" yang membuka ayat ini adalah seruan sukacita—"Pujilah Tuhan!" Ini bukan pujian yang terpaksa atau sekadar rutinitas, tetapi pujian yang meluap dari hati yang telah mengalami kebaikan Allah. Frasa "dalam jemaah orang-orang saleh" menunjukkan bahwa pujian ini bukan sekadar pribadi, tetapi komunal—bersama-sama sebagai keluarga Allah.


Di tahun baru 2026 ini, kita membawa sukacita Natal—pengalaman akan kasih Allah yang mengutus Anak-Nya—sebagai fondasi. Janganlah kiranya pujian dan syukur itu hanya menjadi kenangan, tetapi menjadi nyanyian yang terus kita naikkan setiap hari. Setiap hari adalah kesempatan untuk menyanyikan "nyanyian baru"—merespons karya Allah yang terus berlanjut dalam hidup kita.


Marilah kita memulai dan menjalani tahun 2026 dengan hati yang penuh pujian, memuji Tuhan bersama keluarga iman kita, dan menyanyikan nyanyian baru atas kesetiaan-Nya yang tidak pernah berakhir. Amin.



_


#NyanyianBaru #PujianYangHidup #BersyukurSelamanya #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial 

Komentar

Postingan lain

MENJADI BAGIAN DARI KARYA TUHAN

NAMA DI ATAS SEGALA NAMA: YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM 

HIDUP DALAM KASIH DAN KERENDAHAN HATI