UTUSAN YANG MEMPERSIAPKAN JALAN TUHAN
Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, Maleaki 3:1 adalah nubuat terakhir Perjanjian Lama tentang kedatangan Mesias. Untuk memahami kedalaman janji ini, kita perlu menggali konteks dan maknanya menjelang Natal yang kita rayakan.
Nabi Maleaki hidup sekitar 400 tahun sebelum Kristus, dan ini adalah nubuat terakhir sebelum 400 tahun keheningan—tidak ada nabi lagi sampai Yohanes Pembaptis muncul. Maleaki bernubuat tentang dua kedatangan: pertama, utusan yang akan mempersiapkan jalan, yaitu Yohanes Pembaptis; kedua, Tuhan sendiri yang akan datang ke Bait-Nya, yaitu Yesus Kristus.
Allah berkata: "Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku!" Yohanes Pembaptis adalah penggenapan nubuat ini—dia datang mempersiapkan hati bangsa Israel melalui pemberitaan pertobatan. Menjelang Natal, kita semua—saya, kamu, kita bersama-sama—dipanggil untuk mempersiapkan jalan dalam hati kita bagi Tuhan.
Kemudian Allah berjanji: "Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya!" Yesus adalah Tuhan yang dicari Israel selama berabad-abad. Dia masuk ke Bait Allah di Yerusalem, tetapi lebih dari itu, Dia ingin masuk ke bait hati kita—tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Natal adalah perayaan kedatangan-Nya, bukan hanya secara historis tetapi juga personal dalam hidup setiap kita.
Nubuat ditutup dengan kepastian: "Sesungguhnya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam." Ini adalah jaminan mutlak—Mesias pasti datang. Dan memang Dia sudah datang di Betlehem 2000 tahun lalu, dan Dia akan datang lagi. Sementara kita menantikan kedatangan-Nya yang kedua, mari kita rayakan kedatangan-Nya yang pertama dengan hati yang telah dipersiapkan.
Hari ini, saat kita mempersiapkan Natal, mari kita semua mempersiapkan jalan dalam hati. Biarkan Tuhan masuk dan memerintah penuh dalam hidup kita. Amin.
_
#MempersiapkanJalan #TuhanMasukKeBaitNya #HatiYangSiap #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial

Komentar
Posting Komentar