MENDENGAR SUARA ANAK ALLAH MENJELANG TAHUN YANG BARU
Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, di masa perayaan Natal yang masih berlangsung dan beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun yang baru, Yohanes 5:25 memberikan pernyataan luar biasa dari Yesus: "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup."
Untuk memahami ayat ini, kita perlu melihat konteksnya. Yesus menyatakan kuasa-Nya untuk memberi kehidupan kepada mereka yang mati secara rohani. Frasa "saatnya akan tiba dan sudah tiba" sangat bermakna di saat-saat seperti ini—menunjukkan bahwa karya Kristus bukan hanya untuk masa depan, tetapi juga untuk saat ini.
Kata "orang-orang mati" merujuk pada mereka yang mati secara rohani—hidup tanpa pengharapan, terbelenggu dosa dan kegagalan masa lalu. Beberapa hari lagi tahun ini akan berlalu, dan kita sering merenung: berapa banyak kegagalan, kesalahan, dan penyesalan yang kita bawa? Tetapi Yesus berkata: "akan mendengar suara Anak Allah." Kata "mendengar" (akousousin) berarti mendengar dengan iman dan ketaatan, bukan sekadar dengan telinga.
Natal mengingatkan kita: suara Anak Allah pertama kali terdengar dalam tangisan bayi di Betlehem—Ia datang membawa kehidupan. Sekarang, beberapa hari menjelang pergantian tahun, suara-Nya masih berbicara: "Aku memberi kamu kehidupan yang baru! Tinggalkan masa lalu, bangkit, dan hiduplah!"
Jangan biarkan kegagalan masa lalu membuat kita tetap "mati" secara rohani. Dengarkanlah suara Yesus yang memanggil kita kepada kehidupan baru. Tahun baru adalah kesempatan untuk memulai dengan segar dalam Kristus—hidup yang penuh pengharapan dan kuasa kebangkitan-Nya.
Marilah kita melangkah ke tahun baru dengan hati yang hidup, mendengar dan menaati suara Sang Juru Selamat. Amin.
_
#HidupBaru #KehidupanBaruDiTahunBaru #HidupDalamTuhan #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial
.png)
Komentar
Posting Komentar