ALLAH YANG TERLEBIH DAHULU MENGASIHI

 


Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan, di minggu-minggu Advent ini, 1 Yohanes 4:19 mengingatkan kita akan fondasi iman kita. Untuk memahami kedalaman kasih ini, kita perlu menggali konteks dan makna dari pernyataan Yohanes yang mengubahkan ini.


Rasul Yohanes menulis surat ini kepada jemaat yang sedang menghadapi ajaran sesat tentang kasih dan persekutuan. Di pasal 4, Yohanes membahas tentang sumber kasih yang sejati—yaitu Allah sendiri. Ayat 19 adalah kesimpulan dari argumen teologis tentang kasih yang telah dia bangun sebelumnya, sebuah kebenaran yang harus kita pahami secara pribadi.


Yohanes menulis dengan sederhana namun mendalam: "Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita." Kata "kita" di sini inklusif—mencakup saya, kamu, dan kita semua yang percaya. Kemampuan kita untuk mengasihi bukan berasal dari diri kita sendiri, tetapi merupakan respons terhadap kasih Allah yang terlebih dahulu diberikan kepada kita. Ini adalah kebenaran yang membebaskan—kita tidak perlu berjuang menghasilkan kasih dari dalam diri sendiri.


Frasa "lebih dahulu" sangat penting dalam bahasa Yunani "protos" yang berarti pertama, sebelum yang lain. Allah adalah inisiator kasih. Sebelum kita mencari Dia, Dia sudah mencari kita. Sebelum kita mengasihi Dia, Dia sudah mengasihi kita. Bahkan ketika kita masih berdosa dan memberontak terhadap-Nya, kasih-Nya sudah tertuju kepada kita. Ini adalah kasih yang tidak bergantung pada kelayakan kita, tetapi pada sifat Allah yang adalah kasih itu sendiri.


Di Advent ini, saat kita merenungkan kedatangan Kristus ke dunia, kita melihat bukti tertinggi dari kasih Allah yang terlebih dahulu ini. Allah tidak menunggu kita menjadi baik. Dia mengutus Anak-Nya ketika kita masih berdosa. Natal adalah perayaan kasih Allah yang berinisiatif—Dia datang kepada kita, bukan kita yang naik kepada-Nya.


Hari ini, mari kita semua merenungkan kasih Allah yang terlebih dahulu ini. Setiap kemampuan saya, kamu, dan kita untuk mengasihi Allah dan sesama bersumber dari kasih-Nya yang lebih dahulu. Biarlah kesadaran akan kasih-Nya yang mendahului memenuhi hati kita dengan syukur dan merespons dengan mengasihi Dia dan sesama. Amin.



_


#Kasih #KasihAllah #AdventPenuhKasih #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial 

Komentar