ROTI HIDUP YANG MENGHIDUPKAN DUNIA
"Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
(Yohanes 6:51)
Dalam Kamis Putih, kita mengenang perjamuan terakhir di mana Yesus mempersembahkan diri-Nya sebagai Roti Hidup. Ini bukan hanya simbol atau kenangan masa lalu, melainkan realitas rohani yang hidup—Yesus memberi diri-Nya seutuhnya, agar kita memperoleh hidup yang kekal. Ia tidak hanya memberi pengajaran, tetapi memberikan tubuh dan darah-Nya sebagai makanan rohani.
Di dunia yang haus makna, lapar akan cinta sejati dan keutuhan jiwa, Yesus datang membawa kepenuhan. Ia tidak hanya menawarkan kenyamanan sementara, tetapi kehidupan kekal. Setiap kali kita menyambut-Nya dalam Ekaristi, kita menerima kasih yang nyata, pengorbanan yang utuh, dan janji hidup yang tidak akan berakhir.
Namun, menjadi penerima Roti Hidup juga mengajak kita menjadi "roti" bagi sesama. Kita dipanggil untuk membagikan hidup, mengasihi, melayani, dan berbelas kasih. Kamis Putih adalah ajakan untuk hidup dalam pengorbanan yang menghidupkan orang lain, bukan sekadar seremoni, tetapi perwujudan kasih Kristus setiap hari.
Mari kita buka hati, sambut Yesus Sang Roti Hidup, dan izinkan Dia membentuk kita menjadi pribadi yang menghidupkan dunia dengan kasih-Nya. Amin!
#RotiHidup #Yohanes651 #EkaristiKudus #KamisPutih #KasihYangMemberiDiri #ImanYangMenghidupkan #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial

Komentar
Posting Komentar