“CIUMAN PENGKHIANATAN”

 

"Maka kata Yesus kepadanya: ‘Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?’"

(Lukas 22:48)

Minggu Palma dimulai dengan sorak-sorai dan daun palma yang melambai, menyambut Yesus sebagai Raja. Namun, dalam hitungan hari, kerumunan itu berubah menjadi massa yang berteriak, “Salibkan Dia!” Salah satu momen paling menyayat dalam kisah sengsara Kristus adalah saat Yudas mengkhianati Yesus—bukan dengan pedang, bukan dengan teriakan, tetapi dengan ciuman, lambang kasih yang diputarbalikkan menjadi alat pengkhianatan.

Yesus tidak menghindar. Ia memandang Yudas dan menegurnya dengan kelembutan namun penuh makna. Ia tahu pengkhianatan itu akan datang, namun Ia tetap menyerahkan diri demi rencana keselamatan yang lebih besar. Dalam ciuman itu, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa bahkan di tengah kasih, bisa ada luka terdalam. Tapi Yesus tetap memilih untuk mengampuni dan menyerahkan segalanya pada kehendak Bapa.

Renungan ini mengajak kita merenung: adakah kita juga kadang mengkhianati kasih Tuhan dengan hidup yang jauh dari-Nya? Mari jadikan Minggu Palma bukan sekadar perayaan, tetapi momen pertobatan yang sungguh. Karena kasih Kristus tetap tersedia, bahkan bagi mereka yang pernah mengkhianati-Nya. Amin!


 #KasihDanPengkhianatan #PertobatanSejati #JalanSalib #KasihYangMengampuni #PenuhHarapan #PenuhHarapanOfficial


Komentar

Postingan lain

TETAP BERPEGANG PADA KEBENARAN KRISTUS

🕊️ DAMAI SEJATI DARI KRISTUS

HIDUP YANG DIPENUHI SYUKUR DAN DOA